Renungan :
Injil hari ini diambil dari Injil Yohanes 16: 20. dikatakan bahwa "Aku berkata kepadamu sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira, kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita." Para murid diingatkan oleh Yesus bahwa dia akan menderita, tapi dunia akan bergembira. Pertanyaannya kenapa? Karena di ayat dua dikatakan, kamu akan dikucilkan bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu, akan menyangka bahwa dia berbuat bakti kepada Allah. Artinya pada zaman itu, Kekristenan dikejar-kejar dan dianiaya. Banyak pengikut Yesus yang dibunuh dan yang membunuh itu merasa bahwa membunuh itu melakukan yang baik untuk Allah. Maka Yesus mengingatkan para murid bahwa mereka akan berdukacita sedangkan dunia akan sukacita. Tetapi Yesus mengingatkan bahwa jangan takut Yesus menggambarkan seperti perempuan yang hamil.
Pada saat hamil dan melahirkan, perempuan akan menderita, tetapi ada harapan bahwa mereka akan mendapat sesuatu yang berharga, yaitu anaknya. Demikian pula kalau kita sedang menderita, kita harus tetap punya harapan yang berharga. Bukan punya, memegang harapan yang berharga, sehingga kita bisa melalui penderitaan itu. Jangan putus asa di dalam saat menderita. Seperti, gambarnya gini, kalau kalian mau ujian itu pasti menderita karena harus belajar lebih serius. Tetapi ada harapan yang berharga bahwa kalian akan memperoleh nilai yang bagus, lulus sekolah, bisa sekolah yang lebih bagus lagi. Itulah harapan yang dipegang Bukan hanya melihat penderitaan saat ini, tapi berharap ada sesuatu yang berharga yang harus dikejar. Demikian pula kita semua.
Amin
